Guntur menegaskan bahwa puisi Sukmawati yang menyinggung perasaan banyak umat Muslim adalah sikap pribadi. Sama sekali tidak mencerminkan sikap keluarga Bung Karno.
"Sebagai anak tertua, saya saksi hidup, bahwa seluruh anak Soekarno dididik oleh Bung Karno dan ibu Fatmawati Sukarno sesuai ajaran Islam," kata Guntur.
Penjelasan Guntur yang beredar di jejaring media sosial itu memancing dugaan bahwa dirinya tengah berusaha menyelamatkan karier anak perempuannya, Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, yang saat ini sedang mengikuti pilkada di Jawa Timur.
Dalam pilkada di Jawa Timur, Puti mendampingi Saifullah Yusuf. Pasangan ini didukung oleh empat partai politik, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra.
Jawa Timur dikenal sebagai salah satu kantung pemilih muslim besar di Indonesia. Puisi yang ditulis dan dibacakan Sukma dikhawatirkan bisa mengganggu dan memperkecil peluang pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur.
Dugaan ini muncul manakala sikap Guntur kali ini dibandingkan dengan sikapnya saat adiknya yang lain, Rachmawati Soekanoputri ditangkap polisi dengan tuduhan makar bulan Desember 2016 lalu.
Ketika itu, Guntur diam seribu bahasa.
[dem]
BERITA TERKAIT: