Dukungan Kepada Airlangga Sebagai Cawapres Bukan Berorientasi Kekuasaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 03 April 2018, 11:58 WIB
Dukungan Kepada Airlangga Sebagai Cawapres Bukan Berorientasi Kekuasaan
Ahmad Doli Kurnia/RMOL
rmol news logo . Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku sangat berharap memasuki bulan April ini sudah ada pembicaraan yang cukup serius diantara partai politik pendukung petahana Joko Widodo terkait persiapan penetapan calon wakil presiden.

Paling tidak kata Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar itu, sudah ada kesepakatan tentang mekanisme penetapan pendamping untuk Jokowi sapaan akrab kepala negara.

"Tentu dengan melibatkan Pak Jokowi di dalamnya sebagai calon presiden," kata Ahmad Doli dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (3/4).

Hal yang mungkin perlu dipertimbangkan menurut dia terkait adanya tahap penjaringan dan tahap seleksi serta nominasi calon.

"Kedua tahap itu diperlukan agar dalam konteks pembangunan demokrasi Indonesia penetapan itu benar-benar memenuhi syarat terjadinya proses rekruitmen kepemimpinan politik berdasarkan adanya interaksi antara partai politik dengan institusi atau kelompok masyarakat," jelasnya.

Lebih jauh, lanjut Doli, pentingnya ada tahap seleksi dan nominasi itu, agar semua bakal Cawapres sungguh-sungguh mempersiapkan diri, terutama tentang visi Indonesia ke depan yang sejalan dengan visi Jokowi.

Gagasan dan konsep agar Indonesia dapat menyelesaikan pekerjaan rumah saat ini dan menjadi semakin maju harus dimiliki para bakal Cawapres, selain track record kepemimpinan yang mungkin sudah teruji selama ini di masing-masing partai ataupun institusi.

Interaksi dengan masyarakat yang dilakukan melalui tahapan-tahapan itu sekaligus juga dapat menjadi alat uji apakah elektabilitas para bakal Cawapres bisa ikut menambah elektabilitas pak Jokowi.

Jelas Ahmad Doli, saat ini Golkar telah bergegas menuju ke arah sana. Walaupun partainya dalam posisi menyerahkan sepenuhnya dan menunggu pilihan dari pak Jokowi, namun pihaknya telah melakukan persiapan agar bila waktunya dan pilihan itu jatuh kepada Golkar, mereka benar-benar siap.

"Dukungan internal kepada Airlangga Hartarto sebagai Cawapres bukanlah sekedar berorientasi kekuasaan semata. Kami telah mempersiapkan Visi Indonesia 2030, yang merupakan target antara melengkapi Konsep Negara Kesejahteraan Indonesia 2045 yang telah disusun Golkar sejak periode lalu," tambahnya.

Lebih lanjut, kata dia, visi Indonesia 2030 yang akan dilaunching dalam waktu dekat, diakuinya dirumuskan atas arahan  Jokowi. Visi Indonesia 2030 menurutnya sangat terkait juga dengan posisi Airlangga sebagai Menteri Perindustrian yang akan menjadi satu paket dengan pencalonan Capres-Cawapres Golkar.

"Selain juga Golkar telah pula membentuk kelompok-kelompok relawan pemenangan Pak Jokowi, seperti Jangkar Bejo dan Gojo. Jadi Golkar sudah siap dalam menghadapi Pileg dan Pilpres, baik software maupun hardware. Siap dengan sumber daya manusianya dan juga siap dengan visi dan konsepnya," pungkas Ahmad Doli. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA