Pemilu Di Indonesia Sulit Lepas Dari SARA

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/soraya-novika-1'>SORAYA NOVIKA</a>
LAPORAN: SORAYA NOVIKA
  • Jumat, 09 Maret 2018, 15:28 WIB
Pemilu Di Indonesia Sulit Lepas Dari SARA
Hidayat Nur Wahid/Net
rmol news logo Pemilihan Umum di Indonesia tidak mungkin begitu saja dilepas dari persoalan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

"Kita ini Indonesia, bersuku-suku, berbeda agama, masa kemudian tidak boleh menyebut misalkan saya Jawa dan anda Bugis, lalu ketika misalkan dalam agama kita diperintahkan berlaku adil, masa kita nggak boleh menjalankannya?" tutur Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid di ruang rapat gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Hidayat menegaskan, landasan dan aturan di Indonesia berdasarkan Pancasila. Jadi tidak mungkin sekuler.

"Kita kan berada di negara yang berlandaskan pada asas Ketuhanan Yang Maha Esa, bagaimana mungkin bisa dikatakan sekuler?" ujar Hidayat.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA