"Secara politis, jenderal di sekeliling Jokowi bisa menjadi daya magnet elektoral bagi Jokowi," kata pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, Rabu (17/1).
Langkah demikian, Adi melihat, perlu dilakukan Jokowi di saat banyak kandidat capres dan cawapres dari kalangan militer. Nama-nama seperti Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo hingga Agus Harimurti Yudhoyono kerap digadang-gadang maju.
"Artinya, sentimen militer berpotensi terbelah ke Jokowi. Juga dengan adanya Jenderal di sekeliling Jokowi," tukas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu seperti dilansir
Kantor Berita Pemilu.
Jokowi hari ini melantik empat pejabat baru di beberapa posisi strategis pemerintahannya. Yaitu, Idrus Marham sebagai menteri sosial menggantikan Khofifah, Jenderal (Purn) TNI Moeldoko untuk Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) TNI Agus Gumelar mengisi jabatan anggota Dewan Pertimbangan Presiden menggantikan almarhum Hasyim Muzadi.
Nama lainnya yakni Marsekal TNI Yuyu Sutisna menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto dilantik sebagai KSAU.
[dem]
BERITA TERKAIT: