"Saya ingin mengubah Indonesia yang lebih hebat," kata Rizal Ramli, Jumat (22/12) dalam acara Rakernas Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).
Dalam acara tersebut RR yang dikenal dengan jurus "Rajawali Ngepret" dan "Rajawali Bangkit" dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pelindung APKLI.
Dalam pidato di Rakernas, RR mengatakan, stagnasi ekonomi Indonesia yang terjadi beberapa tahun ini bisa diperbaiki asalkan ada niat dan komitmen dari para pemangku kebijakan. Perubahan sangat bisa dilakukan. RR sendiri sudah membuktikan ketika menjabat Menko Perekonomian di era Pemerintahan Presiden Gus Dur tahun 2001.
Saat itu tim ekonomi Gus Dur menaikkan pertumbuhan ekonomi dari minus 3 persen menjadi 4,5 persen hanya dalam waktu 21 bulan. Harga pangan stabil dan tanpa impor pangan hampir selama dua tahun, juga menggenjot ekspor hingga pada masa itu ekspor Indonesia terus mengalami kenaikan. Sementara sektor properti diselamatkan dengan merestrukturisasi seluruh kredit properti di Indonesia.
Tim ekonomi yang dipimpin RR juga mampu menaikkan daya beli rakyat yang anjlok, salah satu caranya dengan menaikkan gaji pegawai negeri sipil hampir 128 persen selama kurun waktu 21 bulan pemerintahan Gus Dur. Daya beli rakyat akibatnya meningkat dua kali lipat dan ekonomi kembali membaik.
Untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi, semuanya dilakukan RR dengan tidak menggunakan pendekatan ekonomi ala Bank Dunia seperti kebijakan austerity atau pengetatan. Bukan pula dengan menggunakan pandangan ekonomi yang mengatakan "jika ingin ekonomi meningkat, maka utang harus meningkat".
[dem]
BERITA TERKAIT: