"Saya tentu sangat senang menerima Bapak/Ibu dari agama Katolik di kediaman orang tua saya. Anda boleh lihat terpajang foto ayah saya seorang Jawa dan beragama Islam dan Ibu saya dari Sulawesi yang beragama Kristen. Komunikasi seperti ini sangat bagus untuk mengurai adanya saling curiga di antara kita," kata Prabowo dalam pertemuan.
Menurut dia di tengah menguatnya saling curiga di antara anak bangsa bahkan para elit-elit politik, komunikasi dan silaturhami menjadi sesuatu yang sangat diperlukan. Prabowo menyampaikan bahwa situasi politik saat ini diwarnai oleh rasa saling curiga antar kelompok, antar elit dan antar individu di masyarakat.
"Kita tentu tidak ingin agar situasi ini terus terpelihara, sehingga adanya kunjungan seperti ini sangat baik," jelas Prabowo.
Selain melakukan dialog langsung dengan Prabowo terkait berbagai hal untuk membangun bangsa dan negara, kegiatan yang berlangsung pada Jumat (9/12) lalu itu juga diisi dengan pemaparan Paradoks Indonesia yang dibawakan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiyono.
Pertemuan berlangsung hangat selama kurang lebih 5 jam dengan berbagai topik pembahasan mengenai kondisi dan permasalahan-permasalahan bangsa. Ikut mendampingi Prabowo ialah Ketua DPP Gerindra Bidang Agama Katolik Haposan Paulus Batubara dan Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Sedjati Djiwandono.
Ketua Umum Vox Point Indonensia Yohanes Handoyo Budhisejati mengatakan, pertemuan itu merupakan program Vox Point Indonesia yang menginisiasi pertemuan ke semua ketua umum partai politik yang ada di Indonesia.
"Dan untuk pertama secara kebetulan juga Pak Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra yang sudah bersedia menerima kami dan kami sangat bersyukur ada momentum seperti ini di tengah kondisi politik Indonesia saat ini," kata Handoyo, Kamis (14/12).
Menurut dia, tradisi komunikasi dengan para pimpinan partai adalah sesuatu yang positif dan sesuai dengan semangat yang dibawa Vox Point Indonesia yang mengusung nilai-nilai kebangsaan berdasarkan pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Tentu kami yakin inilah juga yang menjadi jatidiri Partai Gerindra sehingga bisa bersinergi dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini," ujar Handoyo.
[dem]
BERITA TERKAIT: