Penilaian itu sebagaimana disampaikan pendiri Sekretariat Nasional (Seknas) Khofifah Indar Parawansa, Irfan Basri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/10).
Irfan kemudian menjabarkan sejumlah alasan atas penilaiannya itu. Menurutnya, Khofifah memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang dalam rute kepemimpinan nasional. Khofifah merupakan figur bersih dan berprestasi, yang merepresentasi citra Islam Indonesia yang damai dan toleran, serta sosok yang merakyat dan sederhana.
"Khofifah itu politisi perempuan terbaik yang kita miliki. Kami melihat dibandingkan cawapres lainnya yang beredar selama ini, beliau punya rekam jejak nyaris sempurna dalam rute politik nasional, bersih dan berprestasi, mewakili citra Islam Indonesia, serta figur yang merakyat," ujarnya.
Irfan menuturkan bahwa rekam jejak kepemimpinan Khofifah dapat dilihat dari berbagai aspek. Di wilayah eksekutif, Khofifah pernah dua kali menjabat menteri, yakni Menteri Sosial era Jokowi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur, bahkan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Sementara di wilayah legislatif Khofifah pernah menjadi wakil ketua DPR RI, pimpinan fraksi PPP DPR RI, pimpinan fraksi PKB, dan dua kali menjabat pimpinan komisi DPR RI.
Di wilayah organisasi, Khofifah pernah empat kali berturut-turut menjabat Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan dalam konteks dunia internasional, Khofifah kerap menjadi ketua delegasi Indonesia di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.
"Di eksekutif beliau pernah dua kali jadi menteri, di legislatif jadi wakil ketua DPR RI, dua kali pimpinan fraksi, dua kali pimpinan komisi DPR RI. Di organisasi Ibu Khofifah juga empat kali berturut-turut pimpin Muslimat NU, bahkan sering jadi ketua delegasi Indonesia di PBB,"lanjut relawan Jokowi-JK 2014 itu.
Selain itu, menurut Irfan, Khofifah merupakan sosok yang mampu menjawab kebutuhan akan kepemimpinan modern yang berbasis pada tradisi. Di saat yang sama, Khofifah juga punya basis massa solid dan merupakan tokoh yang disukai para kiai.
"Ibu Khofifah itu pemimpin modern yang berbasis tradisi. Beliau juga punya basis grassroot kuat dan didukung para kiai," tutupnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: