Generasi Mileneal Harus Peka Politik Kekinian

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 29 September 2017, 11:08 WIB
Generasi Mileneal Harus Peka Politik Kekinian
Effendi MS Simbolon/Net
rmol news logo Generasi milenial alias generasi baru adalah individu yang kreatif. Generasi tersebut banyak berkecimpung menjadi seniman, pegiat media sosial, bahkan aktivis.

Politikus PDI Perjuangan Effendi MS Simbolon, sebagai doktor ilmu politik yang sudah mumpuni berkecimpung di pentas politik nasional berpandangan, selain yang disampaikan di atas, generasi mileneal itu juga harus peka akan kondisi politik kekinian. Tujuannya adalah sebagai kontrol dan mengkritisi kebijakan yang tidak tepat.

"Bagi anak muda, terkadang mereka enggan untuk terjun ke sistem. Beberapa diantaranya beranggapan bahwa politik itu urusan orangtua. Padahal, peran generasi muda di dalamnya sangatlah bernilai. Kritikan dan saran dari generasi muda itu diperlukan untuk perubahan bangsa," kata Affendi kepada wartawan, Jumat (29/9).

Menurut anggota Komisi I DPR RI ini, salah satu upaya agar generasi muda ikut berpartisipasi berpolitik adalah dengan membaca dan mendalami sejarah. Caranya, saat ini teknologi sudah mulai hadir dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai informasi soal politik dan sejarah juga bisa diperoleh dari sana.

Effendi mengatakan generasi muda milenial dapat berperan lebih aktif dalam politik praktis di Indonesia. "Dengan penguasaan IT dan sistem komunikasi terkini, kita sangat optimis akan dapat mewujudkan cita- cita bangsa dan negara khusus sistem tata nilai berdemokrasi di Indonesia," ucapnya.

Selain itu, pemahaman politik sejak dini juga harus diperkenalkan. Seperti membuat talk show, seminar yang menghadirkan aktivis muda. Ini bisa dilakukan oleh mahasiswa dan sejumlah organisasi kepemudaan.

Effendi yang juga ketua umum PSBI ini menilai cara berpikir generasi milenial saat ini lebih luas ketimbang anak muda di masa lalu. Katanya, generasi milenial dapat berperan besar untuk membangun bangsa. "Anak-anak muda ini bisa mengawal pemilu yang nantinya digelar serentak di Indonesia," lanjutnya.

Sementara itu seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin berpendapat bahwa baik buruknya politik itu ditentukan oleh pemilih muda. Kalau pemilih muda saja tidak mau turut serta dalam berpolitik maka akan banyak persoalan nantinya terhadap proses demokrasi.

"Namun untuk masuk ke sistem, politik itu tidak bisa instan. Jadi enggak bisa cepat, butuh proses," ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) ini.

Muryanto Amin menyebutkan, di Indonesia 40 persen dari jumlah penduduk adalah pemilih muda. Untuk menarik perhatian pemilih muda, maka ada yang harus dilakukan pemerintah pada partai politik. Katanya, parpol mesti melakukan pendidikan politik untuk generssi muda. Menurutnya, program pendidikan yang dimaksud seperti menemui sejumlah organisasi, melakukan diskusi, memberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi politik, membuat kebijakan publik dengan memberikan pengalaman dan langsung mengerjakannya.

"Parpol, politikus juga harus memberikan contoh baik kepada generasi muda. Misal, dengan tidak melakukan korupsi, tidak berbuat curang. Kalau itu tidak dilakukan, maka generasi mudapun malas masuk ke politik," jelasnya.

Begitu juga pemerintah yang bisa menggandeng sekolah-sekolah dan memberikan politik sejak dini kepada pelajar. Dengan demikian, diharapakan generasi muda itu mau turut serta berpolitik.

Di Sumut, jumlah penduduk menurut kelompok usia dan jenis kelamin pada 2015 dengan rentang usia 15-40 tahun tercatat, usia 15-19 tahun sebanyak 103,87 jiwa, usia 20-24 tahun 101,6 jiwa, usia 25-29 tahun 100,51 jiwa, usia 30-34 sebanyak 98,67 jiwa, usia 35-39 sebanyak 98,29 jiwa. Sementara jumlah penduduk di Sumut sebanyak 13.937.797 jiwa. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA