"Pemecatan Doli adalah malpraktek leadership yang seolah mau membungkam GMPG yang mengkampanyekan Golkar Bersih," jelas kata anggota GMPG Mirwan Bz. Vauly dalam keterangannya, Rabu (6/9).
Mirwan menilai ada yang menikmati kondisi partai yang saat ini mengalami banyak masalah. Kondisi itu berbahaya kalau dibiarkan berlarut-larut.
"Seolah kondisi ini ada yang menikmati dan ini justru berbahaya buat partai Golkar. Kalau dibiarkan akan berdampak buruk," katanya.
Anggota GMPG lain Sirajuddin A. Wahab menyebut bahwa pemecatan Doli tidak melalui prosedural yang benar.
"Semua tidak berdasarkan pemanggilan terlebih dahulu atau melalui prosedural baku yang berlaku," ujarnya.
Sirajuddin mengaku sampai saat ini GMPG atau Doli sekalipun belum pernah menerima surat pemanggilan atau melakukan agenda pertemuan secara khusus membicarakan internal Golkar.
"Kami sama sekali tidak pernah bertemu dan kalau dibilang ada pertemuan itu bohong. Artinya pemecatan ini juga menjadi cacat prosedural karena tidak lewat rapat pleno atau setingkatnya," jelasnya.
Dia memastikan bahwa pemecatan Doli tidak akan menyurutkan perjuangan GMPG dalam menyerukan Gerakan Golkar Bersih.
"Kami tidak terpengaruh terhadap yang terjadi oleh Doli, kami tetap terus jalankan Gerakan Golkar Bersih. Bahkan mengajak kader di seluruh Indonesia bisa bergabung," tegasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: