Namun, Ketua Umum Gerindra itu justru membelokkan Lexus LX570 putih bernopol B 888 PSD yang ditumpanginya ke kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jl. Kimia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/8) pagi. Apa alasan mantan rival Jokowi di Pilpres 2014 itu?
"Bagi saya, diundang ke UBK sebuah kehormatan," tegas Prabowo usai upacara di Kampus UBK.
Mantan Danjen Kopassus itu enggan menjelaskan secara rinci pertimbangannya absen di Istana Merdeka. Tanggapan terkait hal itu akhirnya ditimpali adiknya, Edhy Prabowo yang juga hadir di acara yang sama.
Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan dan Pembangunan Nasional DPP Partai Gerindra itu menyarankan lokasi upacara yang dipilih kakaknya tidak usah dipersoalkan.
"Saya pikir, tidak boleh didegradasikan, seolah-olah Pak Prabowo lebih milih di sini (UBK). Jangan dibenturkan. Kita jangan pecah belah politik," kata Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI itu.
Selain itu, Eddy menekankan, jika undangan dari tokoh nasional seperti Rachmawati sulit ditampik Prabowo. Apalagi Mbak Rahma merupakan putri ketiga pendiri bangsa, Soekarno.
"Pak Prabowo ini diundang oleh tokoh nasional. Putri dari dari tokoh negera ini, satu kehormatan untuk hadir disini," pungkas Ketua Komisi IV DPR itu.
Sebelumnya, pihak UBK membantah telah mengundang Prabowo. Kedatangan Prabowo ke UBK atas inisiatif pribadi. Selain itu, murni datang sebagai pengagum Bung Karno, tanpa embel-embel partai.
Bahkan, Prabowo juga sempat diusulkan sebagai inspektur upacara menggantikan Rachmawati. Dengam pertimbangan kondiai kesehatan Rahma yang kurang baik.
"Pak Prabowo datang atas inisiatif pribadi. Jadi, tidak ada muatan politis. Penunjukan inspektur upacara atas usulan Bu Rahma, karena kesehatan beliau kurang memungkinkan untuk jadi inspektur," tutur Wakil Rektor UBK Bidang Kemahasiswaan sekaligus ketua panitia, Boas Panjaitan, Rabu (16/8) kemarin.
[wid]
BERITA TERKAIT: