"Penghargaan saya kepada peserta upacara. Saya mantan tentara, mantan prajurit, mantan komandan pasukan, mantan panglima. Jadi saya bisa lihat peserta upacara semangat atau tidak," kata Prabowo saat berpidato di hadapan peserta upacara di kampus UBK Jakarta.
Prabowo yang hadir memimpin upacara detik-detik proklamasi menjelaskan, dalam pasukan-pasukan terbaik, salah satu ukuran semangat dari tetap bertahan dalam kondisi apapun.
"Peserta upacara itu jatuh saat upacara artinya dia tidak menyerah. Dia kalau jiwanya lemah sedikit pusing sudah keluar. Saya lihat sampai jatuh, jatuhnya luar biasa, jatuhnya langsung kena kepalanya ke tanah. Dia tidak mau menyerah biar dia jatuh, biar dia hancur, dia tetap setia," ucap Prabowo dengan suara lantangnya.
Prabowo pun memuji Rachmawati selaku rektor UBK dan para dosennya berhasil mendidik mahasiswa-mahasiswinya menjadi anak-anak Indonesia yang memiliki semangat dan jiwa seperti Soekarno.
"Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Merdeka... merdeka... merdeka," teriak ketua umum DPP Partai Gerindra itu.
"Hidup Bung Karno, Hidup Mba Rachma," seru Prabowo, mengakhiri.
[wid]
BERITA TERKAIT: