Jokowi mengaku mendapat informasi tuduhan itu dari media sosial (medsos).
"Sekarang di medsos banyak yang menyampaikan, Pak Presiden Jokowi itu otoriter, diktator. Masa wajah saya kayak gini wajah diktator," kata Jokowi saat mengunjungi Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (8/8).
Penegasan itu juga disampaikan Jokowi saat memberikan kuis kepada ratusan santri yang hadir. Saat mengajukan sebuah pertanyaan, Jokowi melihat ada beberapa santri yang saling mendorong sesama rekannya untuk naik ke atas panggung.
"Silakan maju, jangan dipaksa-paksa maju. Maju sini ya. Enggak usah takut. Presidennya enggak diktator kok," tambah Jokowi yang disambut tawa itu.
Belakanga, usai membuat Perppu ormas, Jokowi memang dituduh akan menjadi diktator di masa kepemimpinannya yang masih tersisa dua tahun lagi itu. Beberapa kalangan menilai melalui Perppu ormas, Jokowi membungkam kebebasan berekpresi dan berorganisasi. Jokowi juga dinilai membuat kebijakan yang bisa membungkan lawan politiknya.
[san]
BERITA TERKAIT: