Sekjen AMPG Andi Nursyam menjelaskan, keinginan pihaknya mendorong Daniel lantaran ketertarikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terhadap kader Golkar yang sekarang duduk sebagai wakil rakyat di Senayan tersebut. Selain itu, dalam Rapim Golkar di Balikpapan dan Rapim kedua AMPG di Makasar menyatakan bakal memberi ruang kader muda partai dalam proses pencalonan Pilkada Serentak 2018.
Menurut Andi, Daniel pernah berkecimpung di AMPG sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.
"Kami berprinsip akan memberi ruang serta mendorong kepada kader-kader muda Partai Golkar untuk ikut pilkada. Beliau (Daniel) juga kan pengurus Golkar di Indramayu," ujarnya di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (28/7).
Terkait adanya nama Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi yang telah digadang-gadang menjadi bakal kandidat gubernur Jabar dari Golkar, Ketua Harian AMPG Mustafa M. Radja menambahkan bahwa hal tersebut merupakan dinamika politik internal.
Menurutnya, sah saja sejumlah nama muncul menjadi bakal calon kepala daerah atau bakal calon wakil. Sebab penentuan siapa yang akan diusung Golkar ditentukan dalam rapat DPP pusat pada awal Agustus nanti.
"Jadi wajar saja kami mendorong Daniel, dia juga pernah berproses di AMPG. Ketua umum juga selalu bilang kalau Partai Golkar itu partai anak muda, apa salahnya kita mulai mendorong yang punya potensi. Munculnya nama Daniel pun bukan dari kami tapi dari radar Ridwan Kamil, dan kami menangkap sinyal tersebut," pungkas Mustafa.
Ridwan Kamil sebelumnya menyatakan ketertarikan dengan Daniel untuk dijadikan calon pendampingnya di Pilgub Jabar 2018. Kang Emil, begitu dia disapa, menyatakan ingin mengakomodir suara di wilayah Pantai Utara Jabar dengan menggandeng Daniel, mengingat Indramayu merupakan salah satu wilayah Pantura yang menjadi kantong suara Daniel. Hal itu diungkapkan Ridwan saat temu wicara dengan sejumlah nelayan di Desa Cemara Wetan, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu pada 23 Juli lalu.
Daniel sendiri merupakan putra sesepuh Golkar di Indramayu yakni MS. Irianto Syafiuddin. Sebelum duduk di DPR RI, Daniel pernah menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Jabar periode 2009-2014.
[wah]
BERITA TERKAIT: