Peneliti politik dari Indo Survey & Strategy Herman Dirgantara mengatakan, pertemuan tersebut tidak lepas dari tiga momentum politik Tanah Air yang penting.
"Mari tengok, ini sangat positif bagi dinamika kehidupan berpolitik kita. Dan, pertemuan itu tidak bisa lepas dari pengaruh tiga momentum yang terjadi di Tanah Air yakni polemik Perppu Ormas, dinamika UU Pemilu dan persiapan hajatan politik di 2018 serta 2019," jelasnya kepada wartawan, Kamis (27/7).
Menurut Herman, dinamika yang disebabkan tiga momentum tersebut kemudian mendorong pertemuan politik antara Prabowo dengan SBY. Dia menambahkan, poros lainnya yakni Gerindra-Partai Keadilan Sejahtera dan poros Demokrat-Partai Amanat Nasional dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan koalisi dari hasil pertemuan tersebut.
"Dinamika yang tumbuh dari tiga momentum ini tidak main-main. Poros kedua yakni Gerindra-PKS dan poros ketiga Demokrat-PAN pun mencermati kemungkinan head to head dengan Joko Widodo. Ini pertemuan dua dewa politik yang ditunggu dan seru. Siapapun calon yang akhirnya diusung nanti," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: