Peserta pelatihan berjumlah 50 orang yang merupakan pengusaha muda yang mewakili organisasi kepemudaan se-Jabar. Pelatihan kali ini diperkaya narasumber dari berbagai latar belakang, seperti Dinas Pemuda dan Olah Raga Jabar, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Divisi UMKM Bank Jabar Banten, serta praktisi ekonomi kreatif Mario Devys.
Ketua DPD KNPI Jabar Siti Aisyah selaku penyelenggara teknis menyampaikan bahwa kegiatan yang bekerja sama dengan kementerian itu menjadi bukti bahwa KNPI Jabar tidak serta merta mengandalkan seluruh kegiatan dari dana yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar.
"Untuk meningatkan kapasitas pemuda Jawa Barat, kali ini dalam bidang kewirausahaan KNPI Jawa Barat terbukti mampu bekerja sama dengan pihak-pihak lain. Kemitraan dengan berbagai pihak merupakan jawaban atas upaya KNPI Jawa Barat untuk bisa mandiri dan tidak hanya mengandalkan dana hibah saja," jelasnya di Cipaku Garden Hotel, Bandung, Kamis (20/7).
Siti mengatakan bahwa dirinya akan terus berusaha meningkatkan kapasitas pemuda dalam berbagai aspek hingga akhirnya cita-cita membentuk pemuda Jabar yang mandiri dan berdaya saing dapat tercapai.
Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olah Raga Jabar Agus Komarudin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa undang-undang kepemudaan mengamanatkan peran pemuda yaitu sebagai kekuatan moral, agen perubahan, dan kontrol sosial. Kegiatan yang digelar sejalan dengan amanat undang-undang sehingga pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KNPI Jabar.
Khanisa, salah seorang peserta pelatihan mengaku senang karena narasumber yang dihadirkan memberikan pengetahuan yang tidak biasa disampaikan dalam pelatihan-pelatihan kewirausahaan.
"Dalam pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Bank Jabar Banten yang memaparkan bagaimana pengusaha atau sebuah perusahaan dapat menjadi feasible dan bankable. Hal ini merupakan pengetahuan yang diperlukan setiap pengusaha mikro dan kecil untuk dapat semakin naik kelas," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: