"Untuk kategori perlindungan anak dan pencipta perdamaian dari JCI Indonesia sudah memutuskan AHY. Karena kontribusi AHY soal perdamaian tidak diragukan karena sudah teruji, baik saat masih di dunia militer maupun saat ini kembali ke dalam masyarakat sipil," jelas Presiden JCI Indonesia Jandi Mukianto kepada redaksi, Minggu (11/6).
Salah satu faktornya saat AHY menjadi pembicara utama dalam Asian Pacific Confrence (ASPAC) di Mongolia yang juga mengangkat isu perdamaian.
"Melihat tingginya animo peserta di Mongolia, kami berharap AHY juga dapat membagikan visinya dan menjadi keynote speaker soal perdamaian di markas PBB di New York, Amerika Serikat bulan Agustus nanti," kata Jandi.
Vice President JCI Indonesia M Hadi Nainggolan menyatakan bahwa dalam ajang ASPAC yang dihadiri oleh 21 negara, Indonesia juga menandatangani pakta kerja sama dengan Malaysia.Menurutnya, kerja sama tersebut akan memperkuat hubungan di berbagai sektor.
"Diharapkan hubungan kerja sama ini dapat langsung dilakukan. Kami berharap bukan hanya di bidang bisnis ekonomi tapi juga pemberdayaan pemuda antar negara. Indonesia semakin kuat di mata dunia dengan kolaborasi antar negara," ujar Hadi yang juga founder Graha Inspirasi.
[wah]
BERITA TERKAIT: