Ketegasan itu sebagaimana disampaikan langsung oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar di sela acara Musyawarah Kubro Ulama dan Kiai Pengasuh Pondok Pesantren se-Jawa Timur, di Sidoarjo, Kamis (25/5).
Menurutnya, PKB akan terus bersama-sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menjalankan ikhtiar tersebut.
“Bersama umat Islam dan seluruh elemen bangsa lainnya, kita akan menguatkan persatuan dan kebersamaan menghadapi, mengatasi dan melawan berbagai bentuk radikalisme dan terorisme yang merongrong negara, bangsa dan rakyat Indonesia,†kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.
Kata dia, peran penting ulama dan kiai sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengajarkan Islam yang damai dan saling hormat menghormati. Ini karena Islam sejatinya tidak mengajarkan sifat-sifat destruktif, apalagi mengajarkan radikalisme dan terorisme.
"Karena itu, kita harus mengantisipasi agar umat Islam tidak terlibat dalam gerakan radikalisme dan terorisme,†pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Cak Imin juga menyatakan kecamannya atas aksi teror bom yang terjadi di Kampung Melayu pada Rabu (24/5) malam).
“Kita mengecam dan mengutuk peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu dan ikut berduka kepada para keluarga korban dan meminta aparat kepolisian untuk mengatasi dan menuntaskannya," tutup Cak Imin.
[ian]
BERITA TERKAIT: