Didukung Nasdem, Ridwan Kamil Kemungkinan Masuk Jebakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 08 Mei 2017, 17:04 WIB
Didukung Nasdem, Ridwan Kamil Kemungkinan Masuk Jebakan
Net
rmol news logo Peminat calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Jawa Barat 2018 hendaknya dapat mengambil pelajaran dari ajang Pilkada DKI Jakarta 2017. Di mana, masyarakat pemilih tidak menyukai figur atau partai politik yang mendukung penista agama.
 
Pengamat politik Ujang Komarudin mengingatkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon gubernur Jabar. Apalagi sudah mendapat dukungan dari Partai Nasdem yang di Pilkada DKI mendukung gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).  

"Ridwan Kamil nampaknya harus berhati-hati. Jangan-jangan dukungan dari Nasdem seperti masuk jebakan betmen atau Ridwan Kamis justru sedang menggali kuburnya sendiri di Pilkada Jabar," kata Ujang kepada wartawan, Senin (8/5).
 
Menurutnya, Nasdem yang menyatakan siap mengusung Ridwan kamil di Pilkada Jabar sudah dicap sebagai partai pendukung cagub penista agama pada Pilkada DKI.
 
"Akan lebih berat lagi kalau nanti partai pendukung Ahok-Djarot juga mendukung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar. Hal ini akan membuat peluang menang Ridwan Kamil tipis," beber Ujang.
 
Dia mengatakan, Ridwan Kamil hendaknya melihat langkah Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang secara tegas tidak akan mendukung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar 2018. Jika benar partai pendukung Ahok-Djarot berkumpul di Pilkada Jabar kemungkinan isu suku, agama, ras, antar golongan (Sara) muncul kembali. Hal tersebut akan digunakan oleh lawan untuk mengalahkan Ridwan Kamil.

"Mungkin isu Sara akan bergeser dari Jakarta ke Jawa Barat. Karena bagaimanapun salah satu faktor kekalahan Ahok-Djarot adalah karena kasus penistaan agama. Jika isu Sara berkembang di Pilkada Jabar, maka salah satu yang sangat dirugikan adakah Ridwan Kamil," jelas Ujang yang juga direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR). [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA