Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan bahwa kinerja dan persepsi masyarakat sangat menentukan berhasil tidaknya keikutsertaan partai politik dalam pertarungan pilkada.
"Politik sangat ditentukan oleh output kinerja kader dan persepsi masyarakatnya. Tidak ada gunanya bekerja keras luar biasa jika tidak mendapat persepsi yang baik dari masyarakat," jelas Paloh.
Menurutnya, sebagai parpol yang terbilang paling muda umurnya, Nasdem sudah cukup mendapatkan persepsi baik dari masyarakat. Hanya saja, seluruh kader seharusnya dapat lebih memaksimalkan kemampuan untuk meyakinkan masyarakat kepada gerakan perubahan.
"Satu kali pemilu, dua kali pilkada di tahapan pertama dan kedua. Kita bersyukur atas seluruh kerja sama, baik di tingkat DPW dengan DPP, DPD hingga DPC. Kita berhasil menempatkan positioning partai kita di tempat yang terhormat," ujar Paloh.
Pada tahapan Pilkada Serentak 2018, Nasdem juga berharap kekuatan yang ada dapat terus bergerak untuk mempertahankan posisi di bursa pencalonan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut.
Seperti diketahui, Plt. Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi merupakan ketua DPW Nasdem Sumut. Oleh sebab itu, dalam rakorwil kali ini, Nasdem juga berharap adanya masukan-masukan yang positif dari wilayah.
"Ada 17 pemilihan gubernur dari 171 kabupaten kota serta propinsi di Pilkada Serentak 2018. Kita tentunya tidak mau kehilangan gubernur Nasdem di Sumut," kata Paloh.
Dia menambahkan, DPP Nasdem sendiri belum menyatakan sikap terkait siapa pasangan calon gubernur Sumut yang akan diusung. Proses pencalonan gubernur Sumut dan wakilnya masih harus menunggu hasil survei internal. Dari situ nantinya akan terlihat siapa calon sesungguhnya yang diinginkan masyarakat.
"Ada parameter yang menjadi keputusan DPP, yakni hasil survei lembaga independen yang dipercayai oleh partai yang amat sangat menentukan," ucap Paloh.
Khusus untuk pencalonan gubernur dan wakil gubernur Sumut, paling lambat keputusan akan keluar pada Agustus mendatang. Di mana, saat itu, hasil survei sudah menjadi patokan Nasdem dalam menentukan dukungan.
"Agustus nanti keputusan akhir siapa gubernur-wakil gubernur yang akan diusung. Apakah Nasdem akan mengusung (Tengku Erry) atau tidak akan diputuskan nanti," demikian Paloh.
[wah]
BERITA TERKAIT: