Hal ini disampaikan Novanto saat melantik pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur di kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur di Surabaya (Sabtu, 6/5).
Hadir dalam acara tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Saifullah Yusuf, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Sharif Cicip Soetardjo, Ketua Koordinator Pemenangan Partai Golkar Wilayah Jawa Timur/Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik DPP Partai Golkar Yahya Zaini, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Jawa Timur Zainudin Amali dan Muhammad Sarmuji.
"Konsolidasi adalah kunci kemenangan. Pengurus DPD Tingkat I Jawa Timur minimal setiap tiga bulan sekali konsolidasi dengan Pengurus DPD Tingkat II di berbagai Kabupaten/Kota. Sedangkan Pengurus DPD Tingkat II minimal satu bulan sekali konsolidasi dengan para Pengurus tingkat Kecamatan," tegas Novanto.
Sebagai wilayah yang kental dengan nuansa religius dan terkenal dengan basisnya pondok pesantren serta kalangan Nahdliyin, sambung Novanro, Partai Golkar dalam Pilkada Jawa Timur 2018 akan mendukung calon gubernur yang berasal dari kalangan Nahdliyin. Ini merupakan komitmen saya dan Partai Golkar sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.
"Partai Golkar dan Nahdlatul Ulama punya banyak kesamaan pandangan, salah satunya dalam menjaga Pancasila, kemajemukan, dan harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejak dulu dan sampai kini, Partai Golkar selalu berangkulan dengan para Kyai dan Alim Ulama," tegas Novanto,
Tak lupa, ia juga menyampaikan bahwa seluruh pengurus, kader, dan simpatisan Partai Golkar di Jawa Timur untuk mulai melakukan langkah-langkah sosialisasi dan pemenangan Joko Widodo sebagai Capres 2019.
[ysa]
BERITA TERKAIT: