Ketua RT 008 RW 04, Jani mengaku awalnya tahu dari warga.
"Tadi sore ada yang bertanya pada saya, bagaimana soal pembagian sembako. Padahal saya tidak mengetahui rencana pembagian sembako itu," kata Jaini.
Sebelumnya, tambah Jaini, sudah ada beberapa warga yang menyerahkan Kartu Keluarga dan KTP sebagai syarat untuk mendapatkan sembako.
Hingga dua jam kemudian pabrik tersebut masih ramai disatroni warga setempat.
Sementara itu, Kapolsek Metro Kalideres Polres Jakarta Barat, Kompol Efendi di lokasi mengatakan, pihak kepolisian hanya memiliki kewenangan untuk mengamankan sembako tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebab, saat ditemukan di dalam gudang sebuah perusahaan, ada sekitar 300 orang yang datang ke lokasi.
Selain Kapolsek, hadir Panwas Jakbar setempat guna mengkroscek informasi tersebut.
Enam mobil berisi sembako telah dibawa ke Polsek Kalideres dan para sopirnya diinterogasi.[wid]