Dia pun berharap, Arief dan Abhan dapat menjadi komandan yang baik bagi lembaga masing-masing dan dapat menjalin hubungan baik dengan Komisi II DPR.
“Harapan kami, ketua KPU dan ketua Bawaslu baru ini mampu secara proaktif dan profesional menjalin koordinasi dengan Komisi II. Sebab, Komisi II merupakan mitra kerja mereka di DPR,†ucap politisi PDIP itu kepada wartawan,Jumat (14/4).
Rahmat juga meminta Arief dan Abhan dapat menunjukkan kapasitasnya sebagai pimpinan lembaga penyelanggara pemilu. Keduanya juga harus mampu menjaga soliditas para komisioner lainnya agar tetap kompak. Dengan begitu, diharapkan penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan baik.
Untuk hubungan dengan DPR, sambungnya, Arief dan Abhan diharapkan bisa menerapkan prinsip yang saling menghormati dan saling menghargai. Pihaknya tidak masalah KPU dan Bawaslu bersikap tegas. Asalkan, dalam bersikap itu KPU dan Bawaslu tetap mengedepankan etika.
“Penting untuk saling menghargai dan menghormati. Kemudian punya sikap yang tegas, baik ketika dalam forum rapat maupun ketika menyampaikan hal-hal lain di luar forum rapat, asalkan tetap mengedepankan etika sebagai mitra,†tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: