Pilkada DKI Bukan Momen Perpecahan Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 09 April 2017, 18:14 WIB
Pilkada DKI Bukan Momen Perpecahan Masyarakat
Djan Faridz di sela acara/Dok. PPP
rmol news logo Pilkada DKI Jakarta sejatinya tidak harus menjadi momen bagi perpecahan di masyarakat, melainkan harus menjadi pemersatu.

Begitu kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz saat menghadiri pengajian akbar bersama 10 ribu orang di Jalan Sentra Primer Timur, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur akhir pekan ini (Minggu, 9/4).

Kunjungan itu dilakukan dengan didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur KH. Ahmad Sodri yang juga merupakan Ketua pengelola Jakarta Islamic Center.

Dalam kunjungannya tersebut, Djan mengajak seluruh peserta pengajian untuk selalu menghadirkan Islam yang sejuk dan rahmatan lilalamin.

Hal itu juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

"Pilih pemimpin yang mencintai Islam," ujar Djan di sela acara.

Di kesempatan ini Djan juga memberikan santunan kepada 300 yatim.

Dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan pesan agar warga menjaga dan menghormati kebiasaan dan adat istiadat. Bukan membiarkan aliran radikal masuk ke dalam kehidupan di Ibu Kota.

"Karena umat Islam jadi mayoritas di Jakarta. Kita ingin Ahlussunnah Wal Jamaah itu dihormati kebiasaan dan adat istiadat, Nabi Muhammad SAW tetap berjalan seperti biasa," kata Djan. [mel]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA