Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Husni Mubarok Amir kepada wartawan, Minggu (2/4).
Menurut Husni, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu organisasi pendiri negara ini, jelas pada komitmennya, yaitu melawan segala bentuk radikalisme agama yang membuat retak persaudaraan sesama anak bangsa.
"Jangan mengintimidasi, jangan membuat takut orang awam dengan mempolitisasi masjid, dan jangan sekali-kali menggelorakan semangat Jihad di suasana damai seperti saat ini. Kita hanya sedang menghadapi pilkada, bukan sedang perang."kata Husni
Oleh karena itu, Husni pun berharap kejadian pengusiran yang dilakukan beberapa jamaah saat acara haul mantan presiden Suharto di Masjid At-Tiin terhadap Wakil Gubenur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tak perlu terulang kembali. Menurut Husni masjid sejatinya tempat umat Islam untuk beribadah kepada Allah. Politisasi di dalam rumah Allah tersebut sungguh disayangkan apalagi hanya berlatar belakang kepentingan pilkada yang momentumnya sekali dalam lima tahun itu.
[san]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: