Calon Kepala Daerah Harus Paham Komunikasi Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 01 April 2017, 22:13 WIB
Calon Kepala Daerah Harus Paham Komunikasi Politik
Net
rmol news logo Komunikasi politik sangat dibutuhkan untuk memenangkan simpati masyarakat dalam ajang pilkada, terutama saat pelaksanaan debat publik.

Oleh karenanya, setiap penyampaian ide, gagasan dan gaya bicara oleh pasangan calon harus santun dan lembut menyentuh masyarakat.
 
"Jadi, calon dalam pilkada perlu memperhatikan dengan baik gaya bicaranya. Jangan sampai ide, gagasan atau visi yang bagus justru jadi jelek karena penyampaian yang salah," ujar pengamat politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin kepada redaksi, Sabtu (1/4).
 
Dia mengakui bahwa tidak jarang calon kepala daerah kepleset lidah, sehingga dalam menyampaikan sesuatu kepada publik justru bermakna salah.
 
"Kalau begitu kan si calon akan rugi. Bisa saja tidak dipilih masyarakat dan kalah telak," ujar Ujang.
 
Apalagi, jika penyampaian visi misi dilakukan dengan nada suara tinggi. Yang tentunya membuat masyarakat menjadi antipati.
 
"Pada dasarnya semua orang tidak suka dikasari, maka memahami komunikasi politik itu sangat penting untuk dikuasai para calon pemimpin dalam pilkada," tegas Ujang yang juga direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR). [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA