Jokowi Dukung Sikap Rakyat Papua

Soal Polemik Freeport

Kamis, 23 Maret 2017, 09:30 WIB
Jokowi Dukung Sikap Rakyat Papua
Lukas Enembe dan Jokowi/Net
rmol news logo Gubernur Papua Lukas Enembe bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Mereka membahas banyak hal, antara lain soal kisruh sengketa kerja sama PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan pemerintah.

Lukas mengklaim pandangan Presiden Jokowi sama dengan sikap masyarakat Papua.

"Presiden setuju sekali sikap kita menyangkut Free­port. Apa yang diperjuangkan Papua dan Jakarta, sama. Apa yang kita lakukan, Presiden setuju. Langkah yang dilaku­kan pemerintah pusat sama dengan kita," kata Lukas usai pertemuan.

Dia menjelaskan, pihaknya pernah menyampaikan 17 item ke Presiden. Enam item di antaranya hampir sama. Misal­nya, soal keinginan pemerintah memiliki 51 persen saham PTFI. "Kami juga inginkan pe­merintah menguasai 51 persen saham. Freeport yang harus jadi karyawan kita. Ini negeri kita, kedaulatan negara harus di tangan kita," tegasnya.

Kesamaan pandangan lain­nya, lanjut Lukas, mengenai pengelolaan hutan, area per­tambangan, tenaga kerja, dan penggunaan produk lokal.

Selain soal PTFI, Lukas mengaku melaporkan menge­nai kondisi keamanan terkini di Bumi Cenderawasih. Namun demikian, dia enggan mema­parkannya lebih detail.

Hal lain yang dibicara­kan Lukas dengan Presiden, mengenai rencana peresmian sejumlah proyek infrastruktur di Papua. Salah satunya adalah masalah perbatasan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Namun, menurut Lukas, dia belum dapat jadwal.

Seperti diketahui, PTFI tidak menerima aturan baru ekspor konsentrat. Dalam ketentuan baru, perusahaan tambang pemegang izin kon­trak karya (KK) yang belum melakukan pemurnian hasil tambang, bila ingin tetap bisa melakukan ekspor konsentrat harus mengubah perizinan menjadi Izin Usaha Pertam­bangan Khusus (IUPK). Tapi, PTFI ingin tetap mengantongi perizinan KK. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA