LMND Dukung Petani Kendeng Tolak Pabrik Semen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 21 Maret 2017, 04:21 WIB
rmol news logo Aksi para petani dari Pegunungan Kendeng, Rembang dengan menyemen kaki merupakan bentuk protes keras mereka terhadap pembangunan pabrik semen yang mengancam mata pencaharian.

Setidaknya aktivitas penambangan PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng tengah mengancam ratusan mata air yang selamaii mengaliri ribuan hektare sawah petani.

Atas alasan itu, Mahasiswa Nasional untuk demokrasi (LMND) mendukung perjuangan petani kendeng untuk menolak keberadaan PT. Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng.

"Kami menilai, pembangunan pabrik semen tersebut hanya akan menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat sekitar. Kita bisa hidup tanpa semen, tapi kita akan mati tanpa air dan nasi," ujar Sekjend LMND Arif Hidayatullah dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (21/3).

Selain itu, Arif menilai bahwa penebangan pohon yang akan dilakukan PT Semen Indonesia di kawasan Hutan Kadiwono juga akan menganggu ekosistem. Terlebih, kawasan Hutan Kadiwono selama ini memang dilarang diperuntukan sebagai kawasan industri.

"Jadi penambangan ini juga akan merusak ekosistem alamiah di daerah tersebut," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA