"Semua harga diserahkan ke pasar. Rakyat jadi ngos-ngosan," ujar pengamat politik anggaran Uchok Sky Khadafi kepada redaksi, Jumat (10/2).
Dia mencontohkan, harga cabai rawit merah bahkan pernah menembus Rp 200 ribu perkilogram. Harga‎ cabai sebesar ini baru pertama kali terjadi dalam sejarah Indonesia.
Begitu juga dengan harga daging sapi yang tembus Rp 140 ribu per kilogram. Dengan harga selangit, kata Uchok yang juga Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Darmin seolah-olah menyuruh rakyat 'puasa' dari daging.
Kenaikan komoditas ini memang terkait langsung dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Tetapi Darmin ikut bertanggung jawab karena dua kementerian ini di bawah koordinasinya.
"Ini luar biasa, prestasi yang harus diberikan jempol dua jari karena menyengsarakan rakyat," demikian Uchok.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: