Achsanul Qosasi: BUMN Strategis Tak Boleh Dipimpin Orang Asing

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 04 Januari 2017, 11:31 WIB
Achsanul Qosasi: BUMN Strategis Tak Boleh Dipimpin Orang Asing
Achsanul Qosasi/Net
rmol news logo BUMN Strategis dan BUMN PSO menjalankan misi negara yang sensitif terhadap ketahanan dan pertahanan negara. Karena itu, kedua BUMN jenis ini sebaiknya tidak dipimpin oleh orang asing.

"Seperti BUMN pangan, BUMN pembuat kapal selam dan BUMN yang memproduksi peluru dan senjata, serta BUMN Kehutanan, harus dipimpin oleh putera-puteri terbaik Indonesia," kata AKN VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 4/1).

Sementara itu, lanjut Achsanul, untuk BUMN komersial yang wajib bersaing dalam era globalisasi dan teknologi, seperti perbankan, asuransi, perhotelan, wisata, transportasi dan lain-lain boleh saja dipimpin profesional dari manapun.

"Dengan tetap mengutamakan kapasitas, kapabilitas serta profesionalisme yang wajib bersaing dengan BUMN milik negara lain," ungkap Achsanul.

Pernyataan ini disampaikan Achsanul terkait dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mewacanakan pekerja asing menduduki jabatan strategis di perusahaan badan usaha milik negara (BUMN). Menurut Jokowi, BUMN harus memiliki semangat kompetisi yang kuat dan sehat agar BUMN dapat terus maju dan berkembang secara optimal. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA