Rombongan yang mayoritas perempuan berjaket dan berkaos merah itu nampak membawa kantong plastik hitam. Mereka memunguti sampah yang berserak selama aksi berlangsung.
Sementara sebagian lagi membantu barisan membagikan setangkai mawar putih bagi massa yang lewat.
Tidak cukup sampai di situ. PSI masih memiliki satu barisan perempuan pembawa abjad-abjad yang menyusun kalimat #KitaIndonesia. Aksi satu ini tidak hanya menyita perhatian massa umum, tapi juga membuat Partai lain seperti Golkar dan Nasdem menyempatkan diri untuk mengabadikan momen bersama massa PSI yang terlihat masih muda-muda.
Meski masih terbilang muda dan belum pernah berpartai, mereka bukanlah anak muda yang hanya ikutan trend tanpa tahu mengapa harus turun aksi 412.
"Mereka ini turun hari ini secara sukarela, bagi PSI sejak awal DNA yang kami usung adalah kebajikan dan keragaman. Segala ekspresi kebhinnekaan adalah ekspresi Indonesia yang harus kita rawat terus menerus," ujar Sekertaris DPW PSI DKI Jakarta Miliyya ketika ditanyai alasan ikut Aksi 412.
"Intinya pagi ini kami turun ikut merayakan keragaman Indonesia dan juga mengingat bahwa politik itu kegembiraan, kata pak Jokowi," lanjutnya.
Hal senada diucap Chaca Rasyid, yang mengaku baru bergabung dengan PSI Jakarta sekitar sebulan lalu.
"Indonesia ini dijahit oleh benang yang beragam, kalau semua kita terus mampu menerima perbedaan dan mencoba mencari persamaan bukan keseragaman, maka Indonesia ini akan menjadi rumah yang sejuk bagi semu orang," ujarnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: