"Ini seperti alarm peringatan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kewaspadaan atas potensi terjadi kebakaran. Terutama di pasar-pasar besar di seluruh Indonesia," kata Ketua Umum DPP katan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 19/11).
"Duka mendalam kami sampaikan kepada seluruh pedagang Pasar Waru indah Semarang yang menjadi korban kebakaran. Kami juga menerima ungkapan duka dari berbagai pedagang pasar yang ada di seluruh Indonesia," sambungnya.
Musibah kebakaran Pasar Waru Indah ini, lanjut Mansuri, merupakan musibah besar yang menyita perhatian publik. Karenanya kebakaran Pasar Waru indah harus ditangani secara serius.
Menurut data yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Tengah terdapat lebih dari 370 lapak di 4 los yang terbakar di Pasar Waru indah Semarang. Hal ini menyebabkan ratusan pedagang turut pula menjadi korban karena barang dagangannya ludes terbakar. Sementara ini total jumlah kerugian masih kami himpun.
"Namun kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil. Maka dari itu harus ada langkah cepat dari pemerintah daerah agar nasib para pedagang di Pasar Waru indah Semarang tidak semakin terpuruk," demikian Mansuri.
[ysa]