Cara Polisi Tangkap Aktivis HMI Mirip Orba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 08 November 2016, 09:38 WIB
Cara Polisi Tangkap Aktivis HMI Mirip Orba
Ilustrasi/Net
rmol news logo . Cara-cara penangkapan yang dilakukan aparat polisi terhadap aktivisi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang mengedepankan arogansi kekuasaan, bisa memunculkan kegaduhan baru.

Demikian disampaikan Ketua Presidum Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dalam ketera ngan beberapa saat lalu (Selasa, 8/11).

Neta mengingatkan bahwa aktivis HMI bersama para ustad, habib, ulama, dan ratusan ribu umat Islam lainnya melakukan aksi damai 4 November karena Polri dinilai lamban dalam memproses kasus Ahok.

"Ketika aktivis mahasiswa berdemo dan terjadi benturan, kenapa mereka yang cenderung dikriminalisasi dan langsung ditangkap. Sementara sumber masalahnya, Ahok yang dituduh menistakan agama cenderung dipolemikkan Polri dan kepolisian tidak main tangkap dalam kasus Ahok," jelas Neta.

Semula, sambung Neta, dalam menangani kasus demo 4/11,  Polri sudah bekerja
profesional, proporsional, dan elegan. Namun pasca itu, aparat kepolisian justru mempertontonkan arogansi, main tangkap, dan jemput paksa.

"Kenapa Polri cenderung menggunakan cara cara Orde Baru dalam menghadapi aktivis mahasiswa. Polri harusnya menyadari bahwa peran mahasiswa dan aktivis sangat besar dalam menumbangkan kekuasaan Orde Baru hingga nasib Polri bisa seperti sekarang ini," demikian Neta. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA