Unjuk rasa Jumat nanti terkait dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Riza pun mengingatkan, jangan sampai demo tersebut rakyat dihadap-hadapkan alias dibentrokkan dengan aparat.
"Jangan dihadap-hadapkan rakyat dengan aparat. Saya kaget, dengan status siaga satu," ujar politisi Partai Gerindra ini, Selasa (1/11).
Seperti diketahui, Korps Brimob Mabes Polri mengeluarkan status "siaga satu" di internal sejak 28 Oktober hingga waktu yang belum ditentukan.
Menurut Riza, status tersebut tidak perlu diumbar ke publik, dimana telah membuat situasi semakin tidak kondusif.
"Harus ada strateginya. Mari kita menyejukkan," ungkapnya.
Strategi yang Riza maksud adalah, seperti yang dilakukan Presiden Jokowi menemui ketua umumnya Prabowo Subianto. Namun ia menyarankan, Presiden tidak cukup
kopdar dengan Prabowo, tapi harus dengan banyak tokoh, seperti SBY dan para kiai.
[rus]
BERITA TERKAIT: