"Ini sesuatu yang sangat strategis, mengumpulkan mahasiswa penerima bidikmisi lalu dibangun semangat meningkatkan daya saing, kualitas inovasi serta memupuk kecintaan terhadap tanah air dan kesetiakawanan sosial melalui gotong royong," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jawa Tengah (Sabtu, 8/10).
Para mahasiswa tersebut, kata Mensos, harus diperkenalkan dengan kondisi antarnegara dengan lebih detil, termasuk bagaimana dan harus seperti apa dalam menghadapi situasi yang sarat dengan persaingan.
"Termasuk antarnegara ASEAN dan diharapkan mereka mampu menyiapkan diri untuk memangun semangat kompetisi di segala bidang, †ucapnya.
Menanamkan semangat berkompetisi tak hanya saat baru memasuki dunia perguruan tinggi. Melainkan harus sudah ditanamkan sedini mungkin, yaitu pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
"Menanamkan daya saing tak hanya saat memasuki perguruan tinggi dengan memberikan peta situasi dan kondisi bangsa-bangsa lain di dunia. Juga, bertujuan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia emas pada 2045," tandasnya.
[ysa]
BERITA TERKAIT: