Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis bahwa pasangan Agus-Sylvi men‎dapatkan suara 35,1 persen, sementara Ahok-Djarot cuma mengantongi 31,9 persen. Swing voters sebanyak 33 persen.
Dalam penjabaran head to head tersebut, Agus unggul dari Ahok dalam segmen pemilih berbasis agama. Mayoritas muslim, yang dalam survei ini ada 93,2 persen dari 440 responden, menyebut bahwa mereka akan memilih pasangan Agus-Sylvi. Pasangan ini dipilih oleh 37,4 persen, sementara Ahok-Djarot hanya 28,4 dan swing voters sebanyak 34,2 persen. Ahok hanya unggul di kelompok non muslim yang jumlah sebarannya dalam survei ini hanya 6,8 persen dari jumlah responden.
"Ahok-Djarot unggul 80 persen ber‎banding 3,3 persen. Swing voters-nya 16,7 persen," sambung Ardian.
Sementara untuk kategori pemilih berdasarkan suku,‎ Agus-Sylvi mampu memikat suku Jawa Betawi, dan Sunda. Sementara Ahok-Djarot hanya unggul dalam kategori pemilih berbasis suku Tionghoa.
Dalam kategori usia, tercatat bahwa Agus-Sylvi lebih memikat pemilih muda yang berusia kurang dari 40 tahun. Sementara Ahok unggul di segmen pemilih yang berusia lebih dari 40 tahun.
"Sedangkan untuk segmen pendidikan, Ahok unggul di segmen pemilih berlatar pendidikan SD atau di bawahnya, Agus-Sylvi diminati kalangan tamat SMP ke atas," sambung Ardian.
"Untuk segmen penghasilan. Agus-Sylvi unggul di segmen pendapatan bawah," pungkasnya.
Survei yang dilakukan pada 28 September hingga 2 Oktober ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 440. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini sebesar plus minus 4,8 persen.
[ysa]
BERITA TERKAIT: