"Saya katakan Agus Yudhoyono adalah anak Muda yang berani dan anak muda masa kini yang berani mengambil tantangan untuk masuk dalam dunia yang belum pernah dia geluti seumur hidupnya," jelas Arief kepada redaksi, Kamis (6/10).
Arief mengaku lucu dengan banyaknya kalangan yang menilai Agus telah cacat hukum lantaran keluar dari TNI. Selain juga menuding mantan presiden yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah mengorbankan sang anak untuk terjun ke dunia politik pada saat karir militernya tengah naik.
"Ada yang mengatakan kok tega ya SBY mengorbankan anaknya, ada yang bilang Agus tidak bisa apa-apa. Ada juga yang bilang serakah amat ya keluarga SBY dengan kekuasaan, ada yang bilang Agus desersi. Saya kadang ketawa kalau dengar kata-kata itu," bebernya.
Menurut Arief, apabila pihak-pihak yang selama ini mencibir justru bergabung dengan kubu pasangan cagub pesaing Agus maka pasangan lawan akan rugi besar. Lantaran didukung oleh pihak-pihak yang suka menebar fitnah.
"Saya katakan SBY adalah seorang ayah yang memang ingin mendidik anaknya di sebuah dunia yang penuh ketidakpastian untuk menjadi pasti dan dunia kehidupan yang tidak ada kedisplinan. Agar Agus Yudhoyono tumbuh menjadi Gatot Koco," katanya.
"Justru dalam Pemilukada DKI Jakarta yang sangat saya perhitungkan adalah Agus Yudhoyono, bukan Ahok-Djarot untuk Gerindra bisa memenangkan calonnya," kata Arief menegaskan.
[wah]
BERITA TERKAIT: