Meutya Hafid: Mungkin Panglima TNI Kepeleset Lidah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 06 Oktober 2016, 13:12 WIB
Meutya Hafid: Mungkin Panglima TNI Kepeleset Lidah
Gatot Nurmantyo/Net
rmol news logo . Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafidz menilai pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang ingin TNI dapat terlibat dalam politik praktis hanya merupakan pernyataan yang keluar karena ketidaksengajaan.

"Saya intinya, mungkin panglima, slip lidah kali ya. Saya mencoba berpikir seperti itu. Karena kalau tidak ini, saya tidak paham alur berpikir bagaimana yang dimiliki panglima sehingga bisa berpikiran seperti itu," kata Meutya ketika ditemui di Gedung DPR RI,  Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).

Sebab menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa semua pihak ingin TNI bekerja profesional dengan hanya fokus pada tugas utamanya dalam menjaga kedaulatan NKRI, dan rakyat.

"Jadi saya tidak paham dasar pemikiran panglima, dan saya harap ini hanya slip lidah dan bisa dijelaskan maksud sesungguhnya dari beliau itu apa. Saya masih mencoba berfikir positif, mungkin ini salah ucap atau maksudnya berbeda dengan yang kita tangkap dari media massa," ujarnya.

Diketahui dalam berbagai kesempatan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selalu meminta TNI untuk bersifat netral dalam Pilkada. Namun dia yakin bahwa kedepan TNI dapat kembali ikut dalam politik praktis.

"Tapi ya belum siap sekarang, mungkin 10 tahun lagi, atau kapan, tergantung kondisi politik. Karena yang tentukan TNI ikut siapa UU. Yang buat UU, siapa? Pemerintah dan DPR. TNI hanya ikutin saja. Jadi sekarang belum siap," kata Gatot. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA