Inilah Tiga Kesepakatan Terbaru Imigrasi RI dengan Imigrasi Singapura

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 27 Juli 2016, 06:10 WIB
Inilah Tiga Kesepakatan Terbaru Imigrasi RI dengan Imigrasi Singapura
rmol news logo Indonesia dan Singapura menyepakati tiga perjanjian kerja sama di bidang imigrasi. Kerja sama terbaru diantara kedua negara disepakati dalam pertemuan 10th Bilateral Meeting on Immigration Coopeation and Check Point Authority (ICA) Singapore.

Pertama, Singapura akan memberikan layanan autogate atau e-gate kepada WNI pemilik e-paspor.

"Pihak Singapura setuju dengan catatan fasilitas ini diberikan kepada WNI pemilik paspor elektronik yang sudah tiga kali melakukan perlintasan dari Indonesia ke Singapura," kata Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie kepada wartawan usai pertemuan di hotel Shangrila, Surabaya, Selasa (26/7).

Kedua, kerja sama dalam rangka penguatan border protection dan border security. Terkait hal ini, Imigrasi Indonesia akan belajar bagaimana sistem, sarana hingga prasarana yang digunakan ICA Singapura.

"Bagaimanapun, border protection dan border security imigrasi Singapura lebih kuat. Kita akan mengirim utusan untuk belajar lebih banyak ," katanya.

Dua topik kesepakatan ini merupakan usulan Direktorat Jenderal Imigrasi RI di dalam pertemuan 10th Bilateral Meeting on Immigration Coopeation and Check Point Authority (ICA) Singapore. Adapun usulan pihak ICA yang disetujui Indonesia adalah adanya sharing Advanced Passanger Information (API) khusus bagi WNI yang datang ke Singapura melalui pelabuhan-pelabuhan terdekat dengan Singapura seperti Batam dan Riau.

"Kesepakatan-kesepakatan ini akan segera dibahas lebih lanjut di tingkat operasional," kata Ronny yang meyakini kesepakatan baru ini bisa berlaku mulai akhir Agustus nanti.

Hadir dalam kegiatan ini, jajaran Kakanwil Kepri dan Kadiv pada Kanwil Kemkumham Kepri, Kanim Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjung Pinang, serta Tanjung Uban. Sementara delegasi dari Singapura Komisioner ICA Clarance Yao, Direktur Intelijen Jaswat Singh, Direktur Kebijakan, Administrasi dan Hubungan Internasional Dominic Chua, Kepala Wilayah Laut Nam Liang Chia, Wakil Kepala Penghitungan Azilah Abu Che, dan Eksekutif Ops Senior Managemen Kim Yuh Lan.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA