Kapolri Baru Dengan Tiga Kriteria Bersih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 09 Juni 2016, 15:19 WIB
Kapolri Baru Dengan Tiga Kriteria Bersih
foto: net
rmol news logo Presiden RI Joko Widodo disarankan melakukan penjaringan dan verifikasi terhadap para perwira tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) untuk mencari pengganti Kapolri Jenderal Badordin Haiti, yang akan memasuki masa pensiun Juli.

Analis politik & HAM Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan calon Kapolri harus memiliki tiga kriteria bersih.

Pertama, bersih dari indikasi kasus korupsi, kolusi dan nepotisme. Kedua, bersih dari indikasi pelanggar Hak Azasi Manusia (HAM). Ketiga, bersih dari intervensi alias titipan dari elit partai politik.

Menurut Andy, calon Kapolri yang akan dipilih nanti harus dapat menggaransi Presiden Jokowi untuk dapat menterjemahkan konsep Nawacita seutuhnya, dan dapat melakukan reformasi total lemabaga Polri.

"Terutama, calon Kapolri harus bisa mengungkap kasus-kasus kakap tindak pidana korupsi. Dan memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat," kat Andy, Kamis (9/6).

Selain itu, lanjut Andy, Kapolri baru harus mampu merangkul para para tokoh masyarakat, agama, dan lembaga masyarakat lainnya (LSM) untuk mendorong peran dan fungsi keamanan, ketertiban, dan kenyamanan (Kamtibnas) bagi masyarakat di seantero Indonesia. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA