Martin: Kalau Tidak Suka Ahok, Fahri Nyagub Saja!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 08 Juni 2016, 15:56 WIB
Martin: Kalau Tidak Suka Ahok, Fahri Nyagub Saja<i>!</i>
martin manurung/net
rmol news logo . Permintaan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan formulir standar untuk calon independen di Pilkada, dianggap sebagai cara buruk untuk menjegal calon perseorangan.

Termasuk menjegal calon petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Terkait 'penyeragaman' formulir dukungan calon perseorangan, Fahri jangan menambah-nambah persyaratan di tengah jalan hanya karena tak suka Ahok," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung kepada redaksi, Rabu (8/6).

Menurut Martin, cara-cara menghambat lewat persyaratan seperti itu sangat tidak jantan.

"Masak karena takut dengan Ahok lantas mengubah aturan untuk menggagalkan pencalonan Ahok?" ujar dia.

Martin mengusulkan, kalau Fahri tidak suka dengan Ahok, lebih baik Fahri mencalonkan diri menjadi Gubernur Jakarta. Untuk diketahui, Nasdem adalah pendukung Ahok pada Pilkada nanti.

"Nah, karena Fahri sekarang tidak punya partai, maka jadi calon perseorangan juga," tukas dia. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA