Bukan hanya itu, kader partai beringin yang terpilih menjadi ketua fraksi juga harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik untuk kepentingan bangsa.
"(Mampu) bekerja sama dengan fraksi-fraksi lain supaya tenang. Tapi juga kerja nyata semua," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/5).
Saat ini, Setnov mengaku masih menimbang-nimbang siapa kader Golkar yang cocok menggantikan dirinya. Dia bahkan membentuk tim khusus untuk itu.
"Sesuai kriteria yang saya bicarakan dengan tim yang lain, karena fraksi kepanjangan partai, jadi pedoman-pedoman partai harus dijalankan. Berkaitan dengan industri, ideologi harus dijalankan," jelasnya.
Meski mundur dari jabatan ketua fraksi, Setnov ternyata enggan sepenuhnya hengkang dari parlemen dengan tetap menjadi anggota dewan.
"Yang jelas hanya mundur jadi ketua fraksi Golkar," pungkasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: