""Selama KTT Luar Biasa OKI, kami hadir dua hari penuh. Kami ingin mengenalkan destinasi wisata ini kemana-mana. Mumpung mereka ada di Jakarta," kata Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (7/3).
Keberadaan brand Wonderful Indonesia di KTT OKI yang berlangsung 6-7 Maret 2016 ini diharapkan mampu membuka mata dunia Islam tentang indahnya panorama alam Indonesia. Pariwisata Indonesia seperti mendapat panggung kehormatan di hadapan ratusan reporter peliput asing.
"Kami ucapkan terima kasih pada Kemenlu, spirit Indonesia Incorporated telah menginspirasi banyak pihak. Kemenpar lagi gencar-gencarnya mempromosikan Halal Tourism, Halal Destination untuk Lombok, dan selanjutnya menyusul Aceh dan Sumbar," katanya.
Ditekankan dia, hal tersebut sebagai ajang promosi yang efektif untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia. Hal yang rasa-rasanya tak salah mengingat magnit KTT LB OKI sangat besar. Berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri, ada lebih dari 500 delegasi 49 negara yang hadir di JCC. Itu belum termasuk 3 negara observers, 4 negara/organisasi internasional kuartet, dan 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB.
"Ini ajang promosi yang sangat efektif. Apalagi tidak ada biaya sewa-menyewa space. Wonderful Indonesia diberi space ruangan, kemudian kami mendesainnya dengan dekorasi ala Indonesia," ungkap Ukus.
"Banyak yang menanyakan tourism map Indonesia. Dan kami ikut membantu menjelaskan sejumlah destinasi unggulan ke pengunjung yang datang. Mudah-mudahan dengan keramah tamahan khas Indonesia, tamu-tamu asing yang hadir mau kembali berkunjung dan mengajak koleganya ke sini," harap Judit Emma, St Dev & Franchise Manager Taman Sari Royal Heritage Spa.
Untuk hari ini, Putri Pariwisata Aceh ikut hadir memasarkan destinasi-destinasi wisata unggulan di Indonesia.
"Kami sadar, KTT LB OKI adalah pasar turisme yang potensial di target pasar kami. Karena itu, kami mengepung semua lini dengan branding Wonderful Indonesia! Semua aktivitas Branding, Advertising, dan Sales kami jalankan dengan maksimal," timpal Ukus.
[dem]
BERITA TERKAIT: