Jelas Yusril, kelemahan PBB ada pada Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan.
"Kelemahan utamanya SDM di daerah-daerah dan pendanaan," kata dia lewat akun twitter miliknya
@Yusrilihza_Mhd, Minggu (14/2).
Sekarang, lanjut pengacara kondang yang juga pakar hukum tata negara ini, PBB akan berbenah diri untuk menyongsong Pemilu mendatang.
"Sekarang kami benahi kembali. Perlu kerja keras dan kesabaran," tukas Yusril.
Sebelumnya, Yusril juga menjelaskan, ia dan keluarga besar PBB terus berjuang untuk mewujudkan PBB menjadi partai papan.
"Kami berjuang maksimal dengan segala kemampuan yang ada. Suatu ketika, Insya Allah," sebutnya.
Diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) yang didirikan pada 17 Juli 1998 tidak lolos ke Parlemen (
parliamentary threshold) pada dua Pemilu terakhir. Yaitu Pemilu 2009 dan Pemilu 2014.
[rus]