Namun demikian, menteri yang terkenal dengan jargon Rajawali Kepret dan Bangkit itu tidak mau membeberkan nama penguasa yang ia maksud.
"Jadi kayanya ada yang tersinggung, padahal saya enggak nyebut nama. Ada yang marah sekali nyebut Rizal Ramli itu gila, kok baru tahu sekarang Rizal Ramli gila. Kita sudah gila sejak mahasiswa," ujar Rizal dalam sebuah diskusi dihadapan alumni Insitut Teknlogi Bandung, Bidakara, Jakarta, Kamis (13/1)
Mantan menko perekonomian era presiden Abdurrahman Wahid itupun mengatakan sebetulnya penguasa ataupun penguasa adalah pekerjaan yang baik dan mulia. Namun, kemuliaan itu berubah jadi malapetaka kalau penguasa merangkap sebagai pengusaha.
"Penguasa pekerjaan mulia, pengusaha pekerjaan mulia, tapi kalau satu orang dwi fungsi, ya penguasa juga pengusaha juga, itu malapetaka dan itu pengkhianatan terhadap reformasi. Kepentinga rakyat terabaikan," kata mantan kepala Bulog.
Untuk diketahui, sindiran pengpeng (pengusaha penguasa) dilontarkan mantan komisaris utama BNI itu saat skandal perebutan saham dan proyek di PT Freeport Indonesia
.[wid]
BERITA TERKAIT: