Jelas Refrizal, Fraksi PKS lewat pansus hanya ingin membenahi BUMN bidang kepelabuhanan itu agar menjadi lebih baik serta terkelola benar, bukan menyasar orang per orang.
"Kami tak punya target, Pak JK, Pak lino, Bu Rini, tak ada itu. Kami tak begitu. Kami lurus-lurus saja," tegas anggota Komisi VI itu, Kamis (5/11).
Karena itu, lanjut Refrizal, PKS tidak sepakat bila pansus sampai memanggil Wapres JK untuk bersaksi hanya karena hubungan telepon dengan Kabareskrim waktu itu Komjen Budi Waseso terkait penggeledahan di Pelindo.
"Kami bekerja bagaimana kita bikin pansus agar kinerja BUMN tambah baik. Dan kalau korupsi ungkap saja," tandasnya.
Sikap Refrizal itu berbeda jauh dengan sikap elite sejumlah parpol seperti PDI Perjuangan dan Gerindra, yang ngebet mendorong agar pansus memanggil Wapres JK. Sejumlah elite Fraksi Partai Gerindra bahkan secara terbuka meminta agar Presiden Jokowi segera mengganti Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.
Lanjut dia, ada kesan kuat bahwa tidak akan ada hal baru yang ditemukan pansus bila masih tetap berada di arus politisasi demi memojokkan pihak tertentu.
[rus]
BERITA TERKAIT: