SBY Imbau Petinggi TNI-Polri Tidak Ikutan Politik Praktis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 28 September 2015, 18:25 WIB
SBY Imbau Petinggi TNI-Polri Tidak Ikutan Politik Praktis
sby/net
rmol news logo Amanah reformasi agar TNI dan Polri berada di luar perpolitikan dan kekuasaan harus tetap dijaga. TNI dan Polri harus kembali pada peran, tugas, dan fungsinya sebagai kekuatan pertahanan dan keamanan negara.

Begitu pesar Ketua Umum Partao Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai bedah buku di Kantor Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta Pusat, Senin (29/9).

"Amanah reformasi jangan surut. Berhentinya TNI dan Polri dari politik praktis dan politik kekuasaan adalah amanah. Ini pilihan dan hasil sejarah yang telah kita ukir," kata SBY.

Presiden keenam RI itu juga meminta para jenderal TNI dan Polri untuk tidak tergoda kembali memasuki wilayah politik praktis. Begitu juga sebaliknya, para politikus dilarang untuk menggoda para perwira tinggi TNI dan Polri kembali ke dunia perpolitikan praktis.

"Jangan mempermainkan Tuhan. Kepada jenderal, laksamana, tidak boleh tergoda dan memasuki wilayah politik kekuasaan. Kaum politisi jangan pula menggoda, menarik-narik perwira Polisi dan TNI masuk ke wilayah politik praktis sehingga akhirnya mengingkari sumpah dan ikrar profesionalismenya kepada negara," tegas SBY.

SBY mengaku sudah memikirkan hal itu sejak menjabat Presiden 2004 hingga 2014 lalu, yaitu agar TNI dan Polri tidak memasuki politik praktis seperti prareformasi dulu. Dia juga meminta agar semua pihak untuk saling mengingatkan agar tidak ada godaan-godaan.

"Itu pula yang saya pikirkan ketika memimpin negeri ini beberapa saat yang lalu. Tidak usah khawatir teman-teman, transformasi (TNI) akan terus berjalan. Mari kita saling mengingatkan agar tidak ada godaan dari kedua belah pihak," demikian SBY. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA