Jurus Nusron Wahid Dapat Perlawanan dari Agen TKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 16 September 2015, 17:46 WIB
Jurus Nusron Wahid Dapat Perlawanan dari Agen TKI
rmol news logo Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid telah mengeluarkan jurus-jurus untuk mensejahterakan TKI dan meningkatkan divisa negara dengan mewajibkan‎ majikan melakukan pembayaran lewat rekening langsung ke para TKI.

Demikian diungkapkan Nusron Wahid usai menggelar rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Rabu, 16/9).

Namun, kata Nusron, terobasan itu tidak mulus. Ia mengaku mendapat tantangan dan perlawanan dari agen-agen dan PT-PT penyalur TKI.

"Perlawannaya ada. Karena kita sekarang kan sudah transparan," ujar mantan ketua DPR.

Menurutnya, para agen dan PT yang selama ini 'numpang' mengambil untung sekarang tidak bisa lagi.‎"

"‎Yang suka potong (gaji TKI), sekarang  bisa potong. Ke depan, saya kira ini akan lebih baik," demikian Nusron.

Sebelumnya Nusron menjelaskan, dengan menerapkan penggajian TKI lewat rekening akan mendapatkan dua keuntungan.‎ Pertama‎, gaji TKI bisa dikontrol dan mereka bisa hemat. Kedua, otomatis devisa negara bisa meningkat.

Adapaun bank yang digunakan adalah: BNI, BRI, Mandiri, BII May Bank dan Sinarmas Bank. Pertimbangannya, masing-masing bank tersebut kuat di negara-negara penempatan TKI. Seperti BII May Bank di Malaysia dan Sinarmas Bank di Taiwan.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA