Untuk mengantisipasi alutsista uzur lain mengalami nasib serupa, Komisi I DPR RI telah mengusulkan agar anggaran pertahanan dinaikkan.
"Anggaran pertahanan akan dinaikan dari 0,8 persen APBN menjadi 1,5 sampai 3 persen. Jadi kalau keuangan memungkinkan bisa sampai Rp 100 hingga 200 triliun," ujar anggota Komisi I DPR RI Mayjen (purn) TB Hasanuddin saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 30/6).
Dana sebesar itu, lanjutnya, akan berfokus pada peremajaan alutsista laut, kemudian angkatan udara, dan penguatan batas darat Indonesia dengan negara lain.
"Alutsista laut untuk menghadapi Ambalang dan Laut China Selatan, biar‎ kita nggak diledek lagi," sambungnya.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat itu juga berharap dana sebesar itu bisa meremajakan alutsista Indonesia pada tahun 2019 nanti.
"Kita berharap 2019 alutsista kita bisa terpenuhi," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: