CALON KEPALA BIN

Jika Dilantik, Inilah yang Jadi Perhatian Bang Yos

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 30 Juni 2015, 13:06 WIB
Jika Dilantik, Inilah yang Jadi Perhatian Bang Yos
sutiyoso/net
rmol news logo Bahaya ISIS di Timur Tengah hingga ancaman gangguan stabilitas keamanan pada gelaran Pilkada serentak menjadi bahan pemaparan visi misi calon kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso dalam fit and proper test di Komisi I DPR RI.

"Saya akan paparkan secara ringkas berbagai bentuk ancaman yang ada di depan kita. Masalah ISIS yang merekrut anak muda sebagai simpatisan, proxy war yang kita bisa lihat secara gamblang di timur tengah, bagaimana serangan teroris adalah contoh nyata proxy war. Ketegangan di Laut Cina Selatan yang menjadi ancaman gangguan stabilitas politik di kawasan regional juga patut diwaspadai," ujar Sutiyoso dalam pemaparannya di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 30/6).

Selain itu, secara lokal mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menyoroti masalah potensi ganguan keamanan Pilkada serentak. Nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar AS juga menjadi perhatian khusus pria yang akrab disapa Bang Yos.

"Pilkada serentak yang baru pertama kali dilaksanakan juga mengancam stabilitas politik dan keamanan dalam negeri. Ada 269 daerah yang akan melaksanakan Pilkada secara bersamaan, bagaimana bila ada 27 daerah atau 10 persen saja yang mengalami gangguan keamana seperti kerusuhan secara bersamaan tentunya akan mengganggu stabilitas keamanan. Terpuruknya mata uang rupiah secara signifikan juga mengganggu stabilitas ekonomi nasional," imbuhnya.

Tidak cukup sampai di situ,‎ mantan Pangdam Jaya ini juga ikut menyoroti ancaman stabilitas dan ketersediaan harga-harga kebutuhan pokok yang akan diakibatkan oleh efek badai el nino.

"Gangguan cuaca el nino mengancam ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, ancaman separatisme di berbagai provinsi juga harus diwaspadai," tandasnya.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA