Menteri Rini menganggap dirinya sedang difitnah.
"Sepatutnya dalam bulan suci Ramadan ini kita semua tidak semestinya memfitnah orang," ujar Rini seperti diberitakan
JPNN, Senin malam (29/6).
Menteri Rini meyakinkan gaya bahasa yang ada dalam transkrip bukan yang biasa dipakai dirinya sehari-hari. Â
Menteri Rini tegaskan sebagai anggota kabinet dirinya punya kewajiban untuk tetap menjaga martabat dan kehormatan presiden.
"Bagi saya adalah mutlak untuk mematuhi dan menghormati Presiden sebagai atasan saya," kata wanita yang lahir di Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958 ini.
Bunyi transkrip rekaman yang disebut-sebut suara dari Menetri BUMN RIni Soemarno yang beredar itu adalah, "Kalau memang saya harus dicopot ya silakan. Yang penting presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu saya pantas dicopot. Belum tentu juga presiden ngerti apa tugas saya. Wong presiden juga enggak ngerti apa-apa."
[dem]
BERITA TERKAIT: